Selasa, 02 Juni 2020

Khasiat Bawang Dayak untuk Kesehatan Menurut Penelitian

Manfaat bawang dayak menurut penelitian

Terdapat beberapa penelitian yang sudah membuktikan khasiat bawang dayak. Namun hampir semuanya belum sampai pada tahap uji klinis terhadap manusia.
Meski demikian, hasil penelitian cukup menegaskan potensi bawang dayak dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Apa sajakah khasiat bawang dayak sebagai obat herbal?

1. Antimikroba untuk kulit

Masyarakat lokal Kalimantan Tengah sering menggunakan bawang dayak sebagai obat bisul. Karena itu, sebuah penelitian pun dilakukan untuk melihat aktivitas antimikroba dari umbi bawang dayak terhadap Staphylococcus  aureus dan Trichophyton rubrum. Keduanya merupakan mikroba kulit. 
Ekstrak etanol dalam bawang dayak dengan konsentrasi 1% ternyata memiliki potensi sama dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus dengan tetrasiklin HCl konsentrasi 0,06%. Sedangkan ekstrak etanol dengan konsentrasi 15% memiliki potensi yang serupa dengan ketokonazol 0,2 persen untuk menghambat Trichophyton rubrum.

2. Sebagai sediaan krim antipenuaan

Satu penelitian in vitro menunjukkan adanya potensi antioksidan dalam umbi bawang dayak. Tanaman ini mengandung flavonoid, fenolat, dan tanin, yang bisa mengikat radikal bebas perusak sel dan penyebab penuaan dini.
Maka dari itu, para peneliti mencoba membuat sediaan krim antiaging dengan ekstrak etanol dari bawang dayak, dengan emulgator TEA emulgator dan asam stearat. 
Dari hasil percobaan ilmiah tersebut, ekstrak etanol bawang dayak ternyata dapat diformulasi menjadi krim antipenuaan dengan perbandingan konsentrasi 3% emulgator TEA dan 12% asam stearat. Krim antiaging ini juga memiliki potensi antioksidan yang tinggi. 

3. Penurun kadar kolesterol

Kadar kolesterol darah yang tinggi akan meningkatkan risiko penyakit jantung serta stroke. Sebuah penelitian untuk menguji klaim khasiat bawang dayak sebagai penurun kolesterol pun dilakukan.
Percobaan baru diterapkan pada tikus jantan putih di laboratorium. Meski perlu penelitian lebih lanjut untuk menjadikan bawang dayak sebagai obat penurun kolesterol pada manusia, setidaknya sudah ada hasil menjanjikan pada tikus putih tersebut.
Tikus yang diberi ekstrak umbi bawang dayak dengan dosis 200 mg per kilogram berat badan, mengalami penurunan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL, sementara tidak terjadi penurunan kolesterol HDL. Menarik, bukan? 


sumber https://www.sehatq.com/artikel/khasiat-bawang-dayak-untuk-obati-penyakit-kulit-akibat-bakteri-dan-jamur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar